16 Trik Jitu Melindungi Akun WA dari Peretas, Anti Dibobol!
WhatsAppadalah salah satu platform perpesanan instan yang sampai saat ini masih menjadi media utama untuk berkomunikasi dari jarak jauh antar sesama. Berbagai hal penting pun bisa dibahasa melalui platform ini dengan mudah.
Bahkan pihak WhatsApp sendiri memberikan berbagai fitur menarik untuk penggunakanya.
Namun sebagai pengguna digital, kamu juga perlu mengetahui bahwa WhatsApp menjadi salah satu platform yang banyak ditargetkan oleh para penjahat siber untuk diretas.
Hal ini karena WhatsApp yang menyimpan data pribadi hingga hal penting lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan lanjutan.
Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pengamanan yang ketat terhadap akun WhatsApp milikmu sendiri agar tidak mudah dihack atau disadap oleh oknum tak bertanggung jawab. Dan saat ini, kamu berada pada artikel yang tepat.
Karena di sini, kamu akan menemukan 16 cara amankan akun WA agar tidak mudah dihack penjahat siber.
16 Cara Amankan Akun WA Agar Tidak Mudah Dihack Sbb:
Berikut adalah pengamanan yang bisa kamu lakukan untuk membantu memberikan perlindungan tambahakn pada akun WhatsApp milikmu agar kemungkinan dihack mengecil.
1. Aktifkan Alarm Bahaya
Langkah pertama yang perlu kamu lakukan agar tidak ada tangan-tangan nakal yang berusaha mengakses WhatsApp milikmu adalah dengan mengatifkan alarm peringatan.
Jadi ketika seseorang berusaha untuk mencuri HP-mu dan mengakses data yang ada di dalamnya, termasuk data WhatsApp, alarm akan berbunyi keras.
Tidak seperti alarm biasanya yang bisa dimatikan dengan menggeser toglenya, alarm bahaya ini akan terus berbunyi jika tidak dimatikan dengan PIN atau biometrik yang telah ditetapkan.
Dengan begitu, kamu akan mengetahui jika perangkatmu dalam bahaya.
Agar alarm peringatan tersebut bisa kamu aktifkan, kamu membutuhkan bantuan layanan pihak ketiga seperti TinG Alarm.
Aplikasi ini merupakan sebuah layanan resmi yang hadir di Play Store dengan ukuran file ringan dan aman digunakan di perangkat Android.
2. Sembunyikan Aplikasi WA
Apabila kamu ingin menghindari orang lain mengakses WhatsApp-mu, kamu bisa menyembunyikan aplikasinya menggunakan layanan pihak ketiga seperti L Calculator.
Dengan ini, semua hal yang berkaitan dengan WhatsApp tidak akan ditampilkan di layar HP.
Aplikasi tersebut akan membantu menyembunyikan WhatsApp dengan kunci keamanan yang terjamin.
Bahkan sedikit kemungkinan seseorang akan menyadari aplikasi tersebunyi ini karena ikon serta nama aplikasi akan disamarkan menjadi aplikasi kalkulator standar.
Sekalipun ditemukan, kamu bisa melihat mereka yang berusaha masuk dengan PIN salah karena aplikasi akan memotretnya secara diam-diam.
Tidak sampai di sana saja, berbagai data penting lain yang tersimpan di perangkatmu pun bisa kamu sembunyikan pada aplikasi L Calculator ini.
Termasuk juga foto maupun video yang kamu dapatkan melalui WhatsApp yang tersimpan di galeri atau File Manager.
3. Gunakan Aplikasi Resmi
Pastikan kamu menggunakan aplikasi WhatsAoo resmi yang menjamin keamanan akun penggunanya.
Tidak seperti aplikasi modifikasi yang berasal dari sumber tidak resmi, meski fiturnya mungkin lebih lengkap, namun tidak memiliki sistem keamanan yang menjamin.
4. Kunci Aplikasi dengan Biometrik
Lalu, kamu juga bisa melakukan penguncian aplikasi dengan keamanan biometrik. Dengan ini, aplikasi hanya bisa dibuka menggunakan biometrik seperti sidik jari atau Face ID milikmu saja.
5. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Saat kamu mengunjungi halaman pengaturan WhatsApp, kamu akan menemukan fitur verifikasi dua langkah pada menu Akun. Segera aktifkan fitur tersebut agar akun memiliki lapisan tambahan, sehingga sulit untuk diambil alih.
6. Tambah Alamat Email Pemulihan
Pada saat kamu mengaktifkan verifikasi dua langkah, kamu akan diminta untuk membuat PIN 6 digit agar akun bisa diakses dengan PIN tersebut. Namun jika kamu melupakan PIN-nya, kamu tidak akan bisa mengakses akunmu lagi. Di sinilah alamat email pemulihan berperan.
Apabila kamu melupakan PIN 6 digit untuk masuk ke akun WhatsApp, kamu bisa memulihkannya melalui alamat email pemulihan yang sebelumnya telah kamu masukkan di WhatsApp.
Email ini bisa kamu tambahkan langsung ketika mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah tersebut.
7. Periksa Perangkat Tertaut
Perangkat tertaut merupakan saah satu fitur WhatsApp yang banyak digunakan pengguna untuk mengakses akun di perangkat lain melalui browser.
Namun fitur ini juga bisa dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk menyadap akun, sehingga kamu perlu memeriksa perangkat asing yang terhubung dan langsung melakukan logout.
8. Gunakan Fitur Kunci Chat
Chat yang berisi hal penting atau sensitif juga bisa kamu kunci agar tidak dapat diakses oleh orang lain tanpa izin. Di sini, kamu bisa memanfaatkan fitur Kunci Chat yang disediakan WhatsApp.
9. Aktifkan Pesan Sementara
Kamu juga bisa mengaktifkan fitur pesan sementara agar semua chat penting yang ada di WhatsApp bisa terhapus secara otomatis dalam waktu yang telah kamu tentukan.
Ini akan membuat chat tersebut tetap bersifat pribadi dan tidak bisa diakses oleh orang lain.
10. Kunci Layar HP
Lalu, layar HP juga bisa kamu kunci untuk memberikan perlindungan tambahan agar oknum tak bertanggung jawab atau tangan-tangan nakal tidak bisa mengakses secara langsung aplikasi WhatsApp milikmu.
11. Hindari WiFi Publik
Perlu diketahui bahwa WiFi publik juga dapat dimanfaatkan menjadi celah untuk mencuri data pengguna digital, termasuk data WhatsApp milikmu.
Oleh sebab itu, sebaiknya kamu menghindari menggunakan WiFi publik jika memang tidak berada dalam keadaan mendesak.
12. Gunakan VPN Terpercaya
Jika kamu terpaksa menggunakan WiFi publik, pastikan kamu menggunakan VPN terpercaya agar lalu lintas internetmu bisa disembunyikan dan IP asli diganti dengan IP server, sehingga data akan tetap aman.
13. Update Aplikasi WhatsApp
Setiap pembaruan aplikasi yang dilakukan oleh pengembang, akan menghadirkan patch keamanan tambahan yang lebih kuat. Sehingga kamu perlu melakukan update secara rutin agar keamanan data di aplikasi meningkat.
14. Batasi Informasi Profil
Informasi profil seperti foto, status online, dan info lainnya perlu kamu batasi untuk kontak yang kamu percayai saja.
Dengan begitu, akan kecil kemungkinan oknum memanfatkan data milikmu untuk melakukan kejahatan yang bisa saja berpengaruh pada keamanan akunmu.
15. Hindari Klik Link Semabrangan
Link tautan yang diklik sembarangan di WA bissa memancingmu masuk ke halaman web palsu. Dan bisa saja kamu dipaksa mengisi data hingga kode OTP WA di sana tanpa kamu sadari.
Oleh sebab itu, kamu perlu berhati-hati dengan link mencurigakan yang kamu terima.
16. Blokir dan Laporkan Nomor Mencurigakan
Ketika kamu mendapat pesan atau panggilan dari nomor yang mencurigakan, kamu bisa langsung melakukan pemblokiran terhadap nomor tersebut untuk mengantisipasi menjadi korban.
Dan kamu juga bisa melaporkan nomornya agar bisa dideteksi oleh sistem sebagai nomor spam atau phishing.
Demikian 16 cara amankan akun WA agar tidak mudah dihack oleh oknum tak bertanggung jawab.
Semoga informasi yang telah diberikan di atas dapat membantu mengamankan akun WhatsApp milikmu dengan lapisan perlindungan yang ketat, sehingga data pribadi tidak bocor atau disalahgunakan.

