Home » Blog » Waspada! 19 Trik HP Android agar Rekening Bankmu Aman dari Peretas

Waspada! 19 Trik HP Android agar Rekening Bankmu Aman dari Peretas

Topindoku
29 Mei 2026
7 menit baca

Di era digital yang semakin berkembang pesat ini, melakukan transaksi sangat mudah untuk dilakukan. Hanya dengan menggunakan ponsel pintar saja, pengguna sudah bisa meakukan pembayaran dengan cepat dengan beberapa kali klik saja. Bahkan caranya pun sangat mudah untuk dipahami.

Dalam hal ini, telah disediakan layanan digital seperti m-banking maupun e-wallet yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan transaksi dengan cepat.

Sehingga dengan kemudahan ini pula, para pengguna memilih untuk menyimpan uang di rekening digital agar bisa diakses secara langsung dari HP.

Meski teknologi membawa berbagai hal praktis yang membantu pengguna, namun tetap saja ada oknum yang justru memanfaatkan perkembangan ini untuk melancarkan aksi kejahatannya.

Seperti halnya menyusup ke perangkat smartphone pengguna dan membobol rekening banknya.

Agar kamu tidak menjadi salah satu korban di mana HP disusupi oleh oknum tak bertanggung jawab dan mengalami kerugian finasial, kamu perlu mencari solusi mengatur HP-mu, terkhusus bagi pengguna Android agar perangkat serta akun rekening bisa tetap aman.

Untuk itu, kamu bisa menyimak artikel ini sampai akhir. Karena di sini, kamu akan diberikan sekitar 19 cara atur HP Android agar rekening bank tidak dibobol oleh penjahat siber dan membuat rekeningmu terkuras habis.

19 Cara Atur HP Android Agar Rekening Bank Tidak Dibobol Sbb:

Simak penjelasan di bawah ini sampai akhir agar kamu tidak melewatkan informasi penting yang disampaikan mengenati pengaturan HP yang perlu perhatikan agar perangkat dan rekening tetap aman.

1. Atur Notifikasi Akses Tidak Sah

Ponsel bisa saja dibuka secara diam-diam oleh orang lain saat kamu mungkin tidak berada di dekatnya.

Dan saat itu terjadi, bisa saja seseorang yang mengakses hp-mu memasukkan mawlare atau aplikasi berbahaya yang digunakan untuk merusak sistem kemanan perangkat.

Jika sudah begitu, ponselmu bisa disadap dan berbagai aktivitas yang kamu lakukan dapat terekam. Begitu pun ketika kamu membuka rekaning bank.

Dari sini, oknum yang telah mengakses HPmu bisa mengetahui kata sandi atau kunci keamanan yang kamu gunakan, sehingga bisa dengan mudah membobol rekeningmu.

Cara mencegah hal tersebut terjadi, kamu akan membutuhkan alat yang dapat membantu agar kamu mendapatkan pemberitahuan jika ponselmu diakses secara tidak sah oleh orang lain.

Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan aplikasi TinG Alarm untuk membantu.

Diketahui bahwa TinG Alarm ini hadir dengan menawarkan layanan di mana alarm HP akan berbunyi jika seseorang memegang HP tanpa izin. Bahkan alarm tidak akan bisa dimatikan jika bukan pemilik yang melakukannya menggunakan biometrik.

Sehingga, kamu akan tahu jika seseorang berusaha mengakses HP-mu. Berikut cara penggunaannya:

  • Download aplikasi di Play Store atau langsung klik di sini “TinG Alarm
  • Buka aplikasinya jika sudah terinstal
  • Tekan tombol “Mulai”
  • Letakkan ponsel saat mengisi daya atau ingin meninggalkannya sejenak
  • Alarm akan berbunyi jika disentuh atau digerakkan
  • Hanya kamu yang bisa mematikan alarm tersebut dengan PIN dan biometrik

2. Aktifkan Find My Device

Pada perangkat Android, kamu akan menemukan fitur Find My Device. Fitur ini bisa kamu aktifkan untuk mengantisipasi kehilangan perangkat.

Saat diaktifkan, kamu bisa melacak perangkat, mengunci, maupun menghapus semua data di dalamnya dari jarak jauh, sehingga data pribadi akan tetap aman.

3. Gunakan Kunci Layar

Meski kamu telah mengantisipasi perangkat diakses oleh orang lain menggunakan notifikasi di atas, kamu juga perlu memberikan keamanan tambahan pada ponsel agar tidak bisa langsung diakses oleh tangan-tangan nakal.

Hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengatur kunci layar dengan menggunakan PIN, password, maupun pola. Pastikan membuat kunci keamanan yang sulit ditebak.

Kamu juga bisa menggunakan kunci biometrik jika memang perangkatmu mendukung layanan tersebut.

4. Aktifkan Google Play Protect

Google Play Protect merupakan layanan Google yang akan membantu memindai aplikasi di HP secara otomatis serta mendeteksi adanya malware.

Dengan begitu, perangkat akan lebih aman karena aplikasi berbahaya maupun malware ang bisa mengancam sistem keamanan, tidak akan bisa masuk untuk merusak sistem tersebut.

5. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Verifikasi dua langkah pada akun penting, termasuk rekening bank, perlu untuk dilakukan.

Ketika fitur ini diaktifkan, seseorang yang berusaha masuk ke akun akan kesulitan karena lapisan keamanan tambahan yang diberikan ketika kamu mengaktifkan fitur ini.

6. Update Sistem Operasi

Pengembang sistem operasi selalu melakukan pembaruan terhadap produknya. Begitu pun dengan Google yang mengembangkan sistem operasi Android.

Dalam pembaruan tersebut, akan tersedia berbagai peningkatan keamanan yang tentu saja membuat keamanan perangkat menjadi lebih ketat. Jadi, pastikan kamu melakukan update jika sudah tersedia.

7. Gunakan Aplikasi Resmi

Saat ini, banyak aplikasi tidak resmi yang diunduh oleh pengguna karena memiliki fitur yang lebih lengkap. Padahal nyatanya, aplikasi yang tidak diunduh dari sumber resmi memiliki risiko keamanan yang tinggi.

Dari pada aplikasi tersebut dapat mengancam keamanan perangkat dan rekening bank, lebih baik dihapus dan jangan mengunduh dari sumber tidak resmi lagi, terutama untuk aplikasi yang berhubungan dengan finansial.

8. Update Aplikasi M-Banking

Aplikasi rekening bank yang kamu gunakan di HP juga perlu diupdate secara berkala. Dengan melakukan update ini, kamu akan mendapatkan keamanan yang telah ditingkatkan.

9. Gunakan Kata Sandi Berbeda

Apabila kamu memiliki beberapa akun online, pastian kamu tidak menggunakan kata sandi yang sama. Karena ketika satu akun dibobol, bisa saja akun lainnya menjadi korban selanjutnya.

Jadi, lebih baik menggunakan kata sandi berbeda untuk mengantisipasi.

10. Ganti PIN Secara Berkala

Mengganti PIN m-banking dan berbagai akun lain secara berkala juga perlu dilakukan agar keamanan semakin meningkat.

11. Jangan Simpan Aktivitas Login

Ketika kamu melakukan login di browser, kamu biasanya akan diberikan notifikasi untuk menyimpan sandi atau aktivitas login. Agar data lebih aman, sebaiknya kamu tidak menyimpan aktivitas login tersebut.

12. Batasi Izin Aplikasi

Izin aplikasi yang terinstal di HP juga perlu kamu pantau. Pastikan tidak ada aplikasi yang meminta izin tidak sesuai dengan fungsinya.

Jika pun ada, segera cabut izin tersebut atau langsung menghapus aplikasinya apabila tidak dibutuhkan.

13. Hindari WiFi Publik

WiFi Publik menjadi salah satu jalan yang bisa digunakan oleh penjahat siber untuk mencuri data pengguna smartphone. Jadi, pastikan kamu tidak menggunakan WiFi publik jika tidak terlalu terdesak.

14. Gunakan VPN

Jika kamu memang harus menggunakan WiFi publik, pastikan kamu menggunakan VPN terpercaya agar alamat IP-mu tidak bisa dilacak. Sehingga data pribadimu juga tidak akan dicuri.

15. Nonaktifkan Bluetooth

Koneksi Bluetooth yang terus diaktifkan juga bisa dimanfaatkan sebagai celah oleh penjahat siber untuk melancarkan aksi kejahatannya untuk meretas perangkat pengguna.

Oleh sebab itu, pastikan kamu menonaktifkan konektivitas ini jika memang tidak sedang menggunakannya.

16. Aktifkan Notifikasi Transaksi

Lalu, kamu juga perlu mengaktifkan notifikasi transaksi pada layanan keuangan atau rekening bank yang kamu miliki di HP. Dengan ini, kamu bisa mengetahui transaksi tidak sah yang dilakukan di akunmu secara diam-diam.

Dari situ, kamu juga bisa langsung mengatasinya agar tidak mengalami kerugian yang lebih besar.

17. Nonaktifkan Fitur Instalasi Sumber Tak Dikenal

Antisipasi aplikasi tidak dikenal terinstal di HP juga bisa dilakukan dengan membloki atau menonaktifkan fitur yang mengizinkan instalasi dari sumber tak dikenal.

Kamu bisa melakukannya dengan mencari fitur di pengaturan perangkat yang digunakan.

Link tautan yang diterima juga perlu diwaspadai oleh pengguna. Karena bisa jadi link tersebut merupakan link phishing yang akan membuatmu memasukkan data pribadi atau bahkan dapat menyuntikkan malware secara otomatis.

19. Sembunyikan Notifikasi di Lock Screen

Pesan notifikasi akan tetap terlihat meski layar kunci dilindungi dengan kunci keamanan ketat. Hal ini bisa terjadi apabila kamu mengatur agar notifikasi bisa dilihat melalui layar kunci.

Padahal, hal ini akan berdampak buruk bagi keamanan data, terutama kode OTP dari layanan yang membutuhkan kode tersebut untuk login.

Bisa saja seseorang mencoba masuk ke akun online milikmu dan melihat kode OTP melalui layar kunci. Degan begitu, oknum tersebut dapat mengambil alih akun.

Oleh sebab itu, sebaiknya kamu menyembunyikan notifikasi dari layar kunci dengan mengaturnya di pengaturan HP.

Demikian 19 cara atur HP Android agar rekening bank tidak dibobol oleh penjahat siber maupun tangan-tangan nakal yang mungkin memiliki akses ke perangkatmu secara diam-diam.

Semoga informasi di atas dapat membantu agar keamanan perangkat bisa lebih ketat.

Bagikan artikel

Artikel Terkait

HomeDaftarHargaPanduanBlog